Produksi dan Suplier

Candi Gasindo memproduksi dan menyediakan berbagai macam jenis gas seperti Oksigen (O2), Karbon Dioksida (CO2), Asitilin (C2H2), Hidrogen (H2), Nitrogen (N2), Argon (Ar) UHP, Helium (He) UHP, Karbon Monoksida (CO), Amonia (NH3), Ammonium Hydroxide (NH3 25%), Sulfur Dioksida (SO2), Nitrous Oksida (N2O), Liquid Petrolium Gas (Elpiji) dan Mixed Gases.

 

Oxygen merupakan unsur kimia yang tidak berbau (odorless), tidak berwarna (colorless), dan tidak mudah terbakar. Oxygen biasanya digunakan sebagai keperluan industri dan medis.

Saat ini, atmosfir memiliki kandungan Oxygen sekitar 21% yang merupakan sumber bahan baku untuk keperluan industri.

Karbon dioksida (CO2) adalah senyawa kimia yang tersusun dari 1 Carbon dan 2 atom Oksigen. Carbon Dioxide adalah bagian dari atmosfir bumi, Orang dan hewan melepaskan karbon dioksida saat mereka bernapas dan tanaman menggunakan karbon dioksida untuk proses fotosintesis.

Carbon Dioxide memiliki tiga bentuk yaitu gas, cair, dan juga padat yang pada umumnya kita kenal sebagai dry ice (es kering).

Acetylene (C2H2) adalah gas yang tidak berwarna dan mudah terbakar. Acetylene adalah gas sintetis yang diproduksi dari reaksi Kalsium karbida dengan air yang dikirim dan disimpan dalam silinder yang berisi cairan Aseton. Asetilen banyak digunakan untuk metal cutting, welding dan juga untuk fruit ripening (karbit buah).

Hidrogen (H2) adalah gas diatomik yang tidak berwarna, tidak berbau, non-metalik dan mudah terbakar.

Hidrogen adalah unsur yang paling ringan dan unsur yang paling banyak terdapat di alam semesta. Hidrogen mampu bereaksi secara kimiawi dengan hampir semua unsur lainnya. Hidrogen banyak digunakan untuk mengikat nitrogen dengan cara unsur lain dalam proses memproduksi amonia dan proses hidrogenasi lemak dan minyak. Selain itu gas hidrogen juga di gunakan sebagai  gas pengungkit dan juga sebagai bahan bakar alternatif yaitu fuel cells.

Nitrogen (N2) merupakan gas yang tidak berbau (odorless), tidak berwarna (colorless), tidak ada rasa (tasteless), dan bersifat Inert yaitu gas diatomik bukan logam yang stabil dimana sangat sulit bereaksi dengan unsur dan senyawa lainnya. Cairan nitrogen digunakan sebagai pendingin untuk suhu yang sangat rendah dan juga dapat digunakan untuk menertralkan unsur dan senyawa lainnya.

Argon tidak berwarna dan tidak berbau, baik dalam bentuk gas maupun cairan. Argon dipandang sebagai gas yang lebih inert dibandingkan dengan Nitrogen. Gas Argon juga memiliki nilai penting bagi industri logam dan digunakan sebagai perisai gas inert dalam arc welding dan pemotongan logam. Argon dapat digunakan dalam las titanium, stainless steel, dan pengisi bola lampu pijar.

Helium merupakan zat yang lebih ringan dari pada udara dan tidak mudah terbakar, Helium biasanya digunakan untuk mengisi balon udara, dan helium yang tidak reaktif digunakan untuk mengganti nitrogen untuk membuat udara buatan yang dipakai dalam penyelaman dasar laut. Helium yang berwujud cair juga dapat digunakan sebagai zat pendingin karena memiliki titik uap yang sangat rendah.

Karbon Monoksida adalah gas tidak berwarna, tidak berbau dan zat beracun yang mudah terbakar. Karbon Monoksida cair berwujud cairan krinogenik pada suhu -192⁰C dan tekanan atmosfir.

Karbon Monoxide dihasilkan dari pembakaran tak sempurna dari senyawa karbon, sering terjadi dalam mesin pembakaran. Karbon Monoksida terbentuk jika terdapat kekurangan Oksigen dalam proses pembakaran.

Amonia adalah senyawa nitrogen dan hidrogen dengan rumus NH3. Amonia adalah gas yang tak berwarna dengan bau tajam yang khas. Amonia berkontribusi secara signifikan terhadap kebutuhan nutrisi organisme di atas bumi dengan berperan sebagai komponen makanan dan pupuk. Amonia, secara langsung maupun tidak langsung, juga banyak digunakan sebagai pembersih komersial.

Sulfur Dioxide adalah senyawa kimia yang tersusun dari 1 atom Sulfur dan 2 atom Oksigen. Sulfur Dioksida merupakan gas yang tidak berwarna (colorless), tetapi memiliki bau yang sangat tajam menyengat, berbau busuk, dan dapat menyebabkan alergi iritasi. 
Gas Sulfur Dioksida (SO2) banyak digunakan sebagai bahan pengawet, obat-obatan dan makanan.

Nitrous Oxide, umumnya dikenal sebagai gas tertawa. Nitrous Oxide memiliki kegunaan medis yang signifikan, terutama dalam operasi dan kedokteran gigi, untuk efek anaesthetic dan analgesic. Selain itu juga digunakan sebagai rocket propellants dan mobil/motor balap untuk meningkatkan output daya mesin.

Gas Petroleum yang dicairkan seperti butana, isobutana, propane, propylene (propene), butilen (buten) dan berbagai campuran dari hidrokarbon yang menurut definisinya diterima secara umum oleh National Fire Protection Association.

Gas-gas ini disebut sebagai LPG. LPG ini mudah terbakar, tidak berwarna, tidak korosif dan tidak beracun. Komponen terbesar dalam LPG adalah propane dan butana.


Kami menerima pengisian mixing gas sesuai dengan kebutuhan oleh per industrian.